SISTEM REKOMENDASI KAWASAN CAGAR ALAM GEOLOGI (KCAG)

To set fixed mega menu apply page-header-menu-fixed to the body element.

MENGENAL ISTILAH KAWASAN CAGAR ALAM GEOLOGI

Penataan Ruang adalah kegiatan perencanaan secara spasial dengan tujuan untuk mewujudkan keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan serta pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Secara fungsi utama kawasan terdiri atas kawasan lindung dan kawasan budi daya, dimana kawasan lindung tersebut dibagi menjadi kawasan lindung hayati dan non hayati. Kawasan lindung non hayati kita mengenalnya sebagai Kawasan Lindung Geologi atau secara lebih spesifik disebut Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG). KCAG inilah yang akan ditetapkan oleh kementrian ESDM sebagai kawasan lindung yang kemudian delineasinya akan dimasukan di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah.

Keberadaan cagar alam geologi perlu dilestarikan dan dilindungi salah satunya dengan regulasi atau aturan sehingga tidak terjadi kerusakan dan kepunahan di masa datang. Upaya pelestarian dan perlindungan akan mendorong terhadap upaya pembangunan yang berkelanjutan yakni pembangunan yang tidak dilakukan hanya secara ekstrakstif yakni dengan mengambil, menambang dan menggali namun merubah paradigma pembangunan menjadi konservasi sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan ekonomi lokal